Memahami Fungsi Secondary Skin Pada Fasad Bangunan Jasa Desain Rumah Depok

By | January 10, 2021

Jasa Desain Rumah depok

Jasa desain rumah Depok seringkali menggunakan secondary skin pada fasad bangunan bukan tanpa alasan. Mungkin beberapa di antara Anda ada yang pernah mendengar istilah satu ini. Tapi dijamin, tak sedikit pula dari Anda yang pasti masih asing dengan sebutan secondary skin dalam dunia arsitektur seperti ini.

Namun tahukah Anda, secara tidak sadar Anda sebenarnya pernah tidak sengaja melihat atau sekadar menemukan secondary skin pada bangunan-bangunan di sekitar. Biasanya, secondary skin ini diaplikasikan pada bangunan rumah yang mengusung konsep modern minimalis yang kekinian.

Definisi secondary skin jasa desain rumah depok

Menurut pengertian dalam dunia arsitektur, secondary skin bisa diartikan sebagai salah satu bagian paling luar dari fasad hunian yang biasanya tidak langsung menempel pada dinding eksterior bangunannya.

Secara umum, secondary skin ini dimanfaatkan oleh para arsitek untuk lapisan kedua. Bagian ini berguna untuk melindungi bangunan sinar matahari yang cukup terik. Namun perlu digarisbawahi, sebenarnya secondary skin yang dibuat oleh jasa desain rumah Depok ini memiliki fungsi lain.

Fungsi secondary skin secara keseluruhan

Penasaran apa saja kira-kira fungsi tersebut untuk bangunan rumah? Berikut ulasan selengkapnya mengenai secondary skin.

  1. Secondary skin mampu melindungi rumah dari berbagai perubahan cuaca ekstrem yang merusak

Pada dasarnya, secondary skin ini memang sengaja dibuat secara khusus untuk melindungi bangunan tempat tinggal Anda terhadap cuaca tertentu atau ekstrem sekalipun. Misalnya seperti, hujan deras, terjangan angin kencang, teriknya sinar matahari yang memang cukup menyengat apalagi di negara tropis seperti Indonesia.

Secondary skin ini bekerja sebagai pelindung dari sinar matahari ketika mulai terbit dan cukup terik. Dengan adanya elemen satu ini, maka tidak semua cahaya tersebut akan masuk secara langsung. Pasalnya, kisi-kisi secondary skin bakal jadi penghalangnya. Dengan begitu, rumah Anda bisa terasa lebih teduh tanpa harus kehilangan sinar alami dari matahari yang sebenarnya juga bermanfaat.

Baca Juga  Tips Dekorasi Ruang Tidur Minimalis

Begitu pula ketika hujan turun disertai angin yang teramat kencang. Kehadiran secondary skin pada bangunan mampu menghalangi kotoran, debu, dan juga air hujan masuk ke dalam tempat tinggal Anda. Jadi bisa dipastikan, rumah kesayangan Anda pun bakal terbebas dari berbagai kotoran dan pastinya jadi lebih bersih sekaligus sehat sepanjang hari.

  1. Secondary skin membantu mengurangi penyerapan suhu panas pada bangunan rumah

Seperti yang telah dijelaskan di atas, berkat kemampuannya dalam menghalangi sinar matahari masuk ke dalam bangunan rumah, bisa dipastikan secondary skin ini mampu meredam ataupun mengurangi penyerapan suhu panas yang dibawa oleh sinar matahari.

Di samping itu juga, jika Anda memilih untuk menggunakan secondary skin pada fasad tanpa menambahkan jendela lagi pada bagian dalamnya, maka Anda akan merasakan sejuknya angin di sore hari melalui kisi ataupun celah secondary skin tersebut. Jika sudah demikian, bisa dipastikan tempat tinggal Anda akan terasa sejuk, segar, dan bebas gerah.

  1. Secondary skin membantu meningkatkan privasi seluruh penghuni rumah

Tak bisa dipungkiri, tren desain yang semakin berkembang dari masa ke masa turut memengaruhi konsep yang digunakan pada bangunan rumah. Salah satunya adalah desain rumah dengan konsep open space yang mulai populer di berbagai kalangan.

Biasanya, konsep satu ini memiliki ciri khas berupa jendela kaca super besar sehingga bagian dalam bangunan terlihat dengan sangat jelas. Tentu saja, pengaplikasian jendela tersebut bukan tanpa tujuan. Salah satunya untuk meningkatkan nilai estetika hunian dan menciptakan kesan luas di dalam ruangan tersebut.

Terlepas dari itu semua, terkadang manusia juga membutuhkan privasi. Apalagi rumah merupakan tempat paling pribadi yang memungkinkan kita untuk bebas melakukan apapun sesuai kehendak masing-masing.

Baca Juga  Genteng Beton

Nah, kini Anda tak perlu repot. Solusi paling tepat bukanlah mengganti jendela besar tersebut dengan dinding permanen, tapi cukup gunakan saja secondary skin. Sebab, celah yang terdapat pada permukaan secondary skin dan jadi ciri tersendiri itu bakal memungkinkan Anda untuk tetap memiliki tempat tinggal berkonsep terbuka, tapi privasi lebih terjaga.

Bahkan, di era teknologi yang kian berkembang pesat seperti saat ini sudah ada secondary skin yang mengandalkan bantuan teknologi terkini. Seperti halnya jendela, model secondary skin futuristik serba canggih ini bisa dibuka dan ditutup secara otomatis kapanpun Anda atau keluarga di dalam rumah membutuhkan privasi.

  1. Secondary skin meningkatkan nilai estetika bangunan tempat tinggal sehingga tampak unik dan menarik

Terlepas dari segala fungsi utama yang melekat, secondary skin ternyata juga memiliki beberapa fungsi dekoratif lain yang bisa dijadikan daya tarik tersendiri pada fasad bangunan rumah Anda. Perlu Anda ketahui lebih dulu, secondary skin ini memiliki model dan desain yang cukup bervariasi. Mulai dari model kontemporer, minimalis, hingga modern.

Tak hanya itu saja, material yang digunakan dalam pembuatan secondary skin ini juga beraneka ragam. Beberapa material yang cukup populer untuk membuat elemen satu ini adalah besi, bambu, kayu, ataupun susunan botol bekas yang menjadikan tampilannya semakin estetik.

Percayalah, bangunan rumah yang menggunakan atau memanfaatkan secondary skin ini bakal terlihat semakin mewah, elegan, dan estetik secara visual. Nah, mengingat secondary skin ini mampu membawa pengaruh terhadap penampilan rumah, baik secara langsung ataupun tidak, maka Anda disarankan untuk memilih model secondary skin yang paling sesuai dengan konsep desain rumah yang digunakan.

  1. Secondary skin bisa bertindak sebagai media tanaman rambat untuk rumah dengan lahan terbatas
Baca Juga  Cara Agar Tangga Rumah Menjadi Nyaman

Fungsi sekaligus nilai tambah yang terakhir dari secondary skin pada fasad bangunan rumah adalah bisa dijadikan sarana atau media untuk menanam tanaman rambat. Jadi jangan heran, jika kemudian bangunan rumah Anda akan memancarkan kesan alami dengan sentuhan unik luar biasa.

Tentu saja, trik dari jasa desain rumah Depok ini juga bisa dimanfaatkan untuk Anda yang memiliki rumah di atas lahan serba terbatas tapi ingin menambahkan sentuhan alami dari tanaman hijau.

Seperti yang telah diketahui bersama, sesungguhnya eksterior sebuah tempat tinggal bisa mencerminkan kepribadian atau karakter sang penghuni rumah tersebut. Oleh sebab itulah, penerapan secondary skin semacam ini bisa dibilang sangat cocok untuk Anda yang memang ingin mengekspresikan hobi bercocok tanam atau sekadar merawat tanaman hias.

Ada beberapa rekomendasi jenis tanaman rambat yang bisa Anda gunakan untuk secondary skin fasad bangunan rumah. Di antaranya adalah tanaman bernama Lee Kwan Yew atau yang juga dikenal dengan Vernonia Elliptica. Tanaman rambat yang unik nan cantik ini terlihat seperti rumput panjang menjuntai layaknya tirai. Tentu saja, dengan adanya tanaman seperti ini bisa menjadikan tampilan rumah Anda jadi semakin memesona.

Demikian ulasan singkat mengenai fungsi dari secondary skin yang cukup sering digunakan oleh jasa desain rumah Depok. Jangan ragu untuk mencobanya demi mendapatkan tampilan hunian yang estetik di balik segudang fungsinya. Semoga bermanfaat, ya!

untuk konsultasi jasa desain rumah depok bisa wa https://wa.me/6281229418751