Renovasi Rumah Perhatikan Hal Ini

By | February 1, 2019

Renovasi rumah minimalis

Melakukan renovasi rumah merupakan sebuah pilihan alternatif ketika rumah yang ada sudah tidak memenuhi kapasitasnya. Renovasi rumah bisa terjadi karena adanya penambahan jumlah anggota keluarga atau faktor perubahan ruangan di dalam rumah. Selain itu renovasi juga bisa berkaitan dengan pemeliharaan rumah. Dengan bertambahnya jumlah keluarga maka kebutuhan ruang juga bertambah. Dan untuk membeli rumah baru yang kapasitasnya memenuhi tentu bukanlah perkara yang mudah. Karena selain harganya lebih mahal juga untuk pindah rumah tinggal memerlukan adaptasi lagi. Pilihan yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan renovasi rumah.

Renovasi rumah jika berkaitan dengan penambahan kebutuha ruang bisa dilakukan perluasan ke arah horisontal maupun vertikal. Jika lahan masih memenuhi maka cukup melakukan perluasan di arah horisontal. Namun jika lahan kurang memadai maka penambahan ruang ke arah vertikal adalah sebuah keniscayaan. Memang renovasi rumah karena penambahan kebutuhan ruang akan lebih berat pengerjaannya. Dibandingkan dengan renovasi yang hanya bersifat pemeliharaan tentu saja pekerjaannya lebih ringan. Namun tetap untuk melakukan renovasi perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini :

  1. Perencanaan renovasi

Perencanaan renovasi merupakan tahap penting sebelum dilakukan pekerjaan renovasi. Buatlah catatan mengenai kebutuhan ruang tambahan yang dibutuhkan. Setelah itu  lakukanlah pengukuran lahan yang tersedia. Tuangkanlah hasil pengukuran dan kebutuhan ruang tambahan ke dalam skesta sederhana. Sebelum itu gambar lah dulu lahan eksisting yang sudah ada. Setelah gambar eksisting dan gambar hasil renovasi selesai maka perlu dilakukan perbandingan.ukurlah kelebihan dan kekurangan dari gambar yang ada. Namun jika anda kesulitan untuk melakukan perencanaan renovasi anda bisa menghubungi biro jasa desain rumah. Biro jasa akan memberi bantuan dan pandangannya terhadap renovasi yang ada lakukan. Terutama yang berkaitan dengan perencanaan.

  1. Cari pemborong yang baik
Baca Juga  Ventilasi Rumah Apa Pentingnya

Setelah tahap perencanaan selesai, maka langkah selanjutnya adalah tahap pelaksanaan. Untuk tahap ini bisa dilakukan dengan dua cara yaitu menggunakan tukang harian atau tukang borongan. Dengan menggunakan tukang harian, maka anda akan lebih banyak terlibat dalam proses pekerjaan. Tentu hal itu aka sangat menguras tenaga, waktu dan pikiran anda. Berbeda dengan sistem borongan anda cukup berkonsultasi dan memberi arahan dengan mandor saja. Tentu saja pemborong yang dipilih haruslah pemborong yang memiliki reputasi baik. Memilih pemborong bisa melalui kerabat, teman kerja ataupun iklan di surat kabar ataupun internet. Pastikanlah bahwa ketika anda memilih pekerjaan untuk diborongkan aspek kualitas dan jenis pekerjaan, biaya pekerjaan dan waktu pekerjaan sudah ada kesepakatan secara resmi. Kesepakatan tersebut bisa dituangkan ke dalam sebuah surat perjanjian.

renovasi rumah

Renovasi Rumah sederhana

Selain dua hal diatas ada beberapa hal lagi yang perlu diperhatikan, yaitu :

  1. Cek struktur bangunan lama

Hal ini diperlukan agar bisa diputuskan apakah perlu penambahan perkuatan struktur atau tidak jika dilakukan renovasi rumah.

  1. Cek saluran sanitasi

Sebelum melakukan renovasi cek arah jalur air bersih dan air kotor. Jangan sampai pekerjaan renovasi mempengaruhi kelancaran sirukulasi air bersih dan air kotor.

  1. Cek jalur instalasi listrik

Cek jalur instalasi listrik yang sudah ada. Jika diperlukan pemindahan jalur harus dilakukan secara berhat- hati .